STAIN Parepare- Penyerahan gelar atau biasa juga disebut dengan Yudisium, hari ini digelar di ruang Aula Serbaguna STAIN Parepare, Selasa 29 Agustus 2017.
Sebanyak 91 mahasiswa yang terdiri dari 46 mahasiswa Tarbiyah dan Adab, 33 mahasiswa jurusan Syariah dan Ekonomi Islam dan 12 mahasiswa jurusan Dakwah dan Komunikasi. Yudisium ketiga ini merupakan yudisium terakhir yang dilaksanakan oleh kepanitiaan munaqasyah tahun akademik 2016/2017. “Jadi setelah ini kita stop pendaftaran sampai menunggu tahun akademik baru 2017/2018. Sampaikan berita kebahagiaan ini kepada orang-orang terkasih, bapak ibu yang sudah membanting tulang membiayai adek-adek sekalian sampai bisa hari ini Anda dikukuhkan sebagai seorang sarjana. Jangan berhenti sampai disini karena dari jurusan tarbiyah, jurusan syariah dan jurusan komunikasi sudah terbuka pascasarjana”, ungkap Sunandar ketua panitia.
Meskipun jadwal wisuda rencananya akan dilaksanakan pada 10 Februari 2018 mendatang, namun para mahasiswa yang mengikuti Yudisium tetap bersuka cita atas pencapaian dan usaha yang telah dilakukan. “Saya merasa senang sekali karena akhirnya hari ini telah terbayarkan semua usaha yang telah dilalui selama ini. Semoga gelar ini berkah untuk agama, nusa dan bangsa”, harap Erni salah satu mahasiswa yang diyudisium.
Selasa, 29 Agustus 2017
Senin, 28 Agustus 2017
Matrikulasi Pascasarjana STAIN Parepare
STAIN Parepare- Pembukaan kegiatan matrikulasi yang diadakan oleh Pascasarjana STAIN Parepare diikuti oleh segenap mahasiswa baru tahun akademik 2017/2018 di ruang seminar Pascasarjana STAIN Parepare (28/08).
Kegiatan ini akan berlangsung mulai tanggal 28 Agustus s/d 11 September 2017 mendatang. Sebanyak 92 orang peserta yang merupakan mahasiswa baru yang telah lulus dari hasil seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Pascasarjana STAIN Parepare. Kegiatan Matrikulasi dilaksanakan guna menyamakan persepsi pengetahuan tentang proses perkuliahan di tingkat Pascasarjana. Hal ini dikarenakan mahasiswa baru yang telah lulus dari seleksi memiliki perbedaaan-perbedaan latar pendidikan. Selain itu di kegiatan matrikulasi ini, peserta yang merupakan sarjana yang telah lama vakum akan mendapatkan pembekalan materi sebelum proses perkuliahan aktif.
Menurut Abdul Rahman. K selaku ketua panitia mengatakan pelaksanaan matrikulasi ini seharusnya wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa agar memahami proses bangunan struktur keilmuan tingkat magister. “Harapan kami agar seluruh mahasiswa ikut dalam matrikulasi ini benar-benar memanfaatkan situasi dan kesempatan ini, supaya mendapatkan informasi atau data tentang bagaimana proses perkuliahan yang akan dilakukan dalam pascasarjana khususnya perkuliahan yang bersifat reguler”, jelasnya.
Kegiatan ini akan berlangsung mulai tanggal 28 Agustus s/d 11 September 2017 mendatang. Sebanyak 92 orang peserta yang merupakan mahasiswa baru yang telah lulus dari hasil seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Pascasarjana STAIN Parepare. Kegiatan Matrikulasi dilaksanakan guna menyamakan persepsi pengetahuan tentang proses perkuliahan di tingkat Pascasarjana. Hal ini dikarenakan mahasiswa baru yang telah lulus dari seleksi memiliki perbedaaan-perbedaan latar pendidikan. Selain itu di kegiatan matrikulasi ini, peserta yang merupakan sarjana yang telah lama vakum akan mendapatkan pembekalan materi sebelum proses perkuliahan aktif.
Menurut Abdul Rahman. K selaku ketua panitia mengatakan pelaksanaan matrikulasi ini seharusnya wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa agar memahami proses bangunan struktur keilmuan tingkat magister. “Harapan kami agar seluruh mahasiswa ikut dalam matrikulasi ini benar-benar memanfaatkan situasi dan kesempatan ini, supaya mendapatkan informasi atau data tentang bagaimana proses perkuliahan yang akan dilakukan dalam pascasarjana khususnya perkuliahan yang bersifat reguler”, jelasnya.
Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 186 Tahun 2017 Menuju Pembentukan Zona Integritas STAIN Parepare
JAKARTA, STAIN PAREPARE - "Sangatlah penting dan mendesak pengimplementasian Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 186 Tahun 2017 tentang petunjuk pelaksanaan dan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi yang Bersih dan Melayani (WBM) Kementerian Agama sebagai tonggak terlaksananya program reformasi birokrasi di Kemenag. Selain itu, tidak kalah pentingnya dibentuk zona integritas pada masing-masing unit kerja di Kemenag, termasuk STAIN Parepare. Hal ini diungkapkan Muhammad Ishak MM, mengutip pernyataan Sekjen Kementerian Agama Nur Syam ketika membuka kegiatan " Sosialisasi Ketatalaksanaan ". Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh kementerian agama pada hari senin tanggal 14 agustus bertempat di Golden beautigue hotel, jakarta pusat, diikuti oleh 135 peserta, terdiri dari para kasubbag tata laksana pada kanwil, perguruan tinggi negeri agama, eselon I pusat dan subbag tata usaha pada sekjen.
Jebolan magister manajemen tersebut juga menambahkan bahwa untuk mencapai hal tersebut ada aspek perubahan dalam Reformasai Birokrasi antara lain mencakup delapan area, yaitu culture set dan mind set, birokrasi yang berintegritas dan berkinerja tinggi; organisasi yang tepat ukuran dan fungsi; proses kerja yang jelas, efektif, efisien terukur, yang menunjang prinsip good governance; Sumber Daya Manusia, aparatur yang memiliki integritas, netral, kompeten, capable, professional, kinerja tinggi dan sejahtera; regulasi yang kundusif, tepat dan tidak tumpang tindih; pengawasan untuk mewujudkan pemerintahan yang bebas KKN; akuntabilitas untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja birokrasi; dan pelayanan publik untuk memberikan pelayanan yang exellent. Program percepatan layanan unggulan (quick wins) ditujukan untuk membangun kepercayaan masyarakat dalam waktu singkat terhadap citra STAIN Parepare melalui penyelenggaraan layanan yang berkualitas. Layanan yang dipersiapkan untuk quick wins antara lain, penerimaan mahasiswa baru penerimaan CPNS dan Non-PNS, administrasi perkuliahan, sertifikasi dosen, dan beasiswa. Prinsip-prinsip pelaksanaan reformasi birokrasi antara lain adalah berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik, berorientasi pada peningkatan kinerja, integritas, akuntabilitas, transparansi, penegakan hukum/aturan, desentralisasi/pembagian wewenang, antisipatif, dan inovatif.
Beliau menambahkan bahwa, guna realisasi pembangunan zona integritas kementerian agama telah mengembangkan sebuah aplikasi online berbasis website yang bisa dan wajib diakses dan dioperasikan oleh semua satker di bawah kementerian agama, aplikasi tersebut adalah PMPZI ( Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas ) menuju WBK dan WBBM.
Zona integritas (ZI) sendiri adalah sebutan atau predikat yang diberikan kepada Kementerian, lembaga dan pemda yang pimpinan dan jajarannya mempunyai niat (komitmen) untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani, sementara wilayah bebas korupsi atau biasa disingkat WBK adalah sebutan atau predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja pada ZI yang memenuhi syarat indikator mutlak dan memperoleh hasil penilaian indikator operasional di antara 80 dan 90, sementara Wilayah Birokrasi Bersih Melayani atau WBM adalah sebutan atau predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja pada ZI yang memenuhi syarat indikator mutlak dan memperoleh hasil penilaian indikator operasional 90 atau lebih
Jebolan magister manajemen tersebut juga menambahkan bahwa untuk mencapai hal tersebut ada aspek perubahan dalam Reformasai Birokrasi antara lain mencakup delapan area, yaitu culture set dan mind set, birokrasi yang berintegritas dan berkinerja tinggi; organisasi yang tepat ukuran dan fungsi; proses kerja yang jelas, efektif, efisien terukur, yang menunjang prinsip good governance; Sumber Daya Manusia, aparatur yang memiliki integritas, netral, kompeten, capable, professional, kinerja tinggi dan sejahtera; regulasi yang kundusif, tepat dan tidak tumpang tindih; pengawasan untuk mewujudkan pemerintahan yang bebas KKN; akuntabilitas untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja birokrasi; dan pelayanan publik untuk memberikan pelayanan yang exellent. Program percepatan layanan unggulan (quick wins) ditujukan untuk membangun kepercayaan masyarakat dalam waktu singkat terhadap citra STAIN Parepare melalui penyelenggaraan layanan yang berkualitas. Layanan yang dipersiapkan untuk quick wins antara lain, penerimaan mahasiswa baru penerimaan CPNS dan Non-PNS, administrasi perkuliahan, sertifikasi dosen, dan beasiswa. Prinsip-prinsip pelaksanaan reformasi birokrasi antara lain adalah berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik, berorientasi pada peningkatan kinerja, integritas, akuntabilitas, transparansi, penegakan hukum/aturan, desentralisasi/pembagian wewenang, antisipatif, dan inovatif.
Beliau menambahkan bahwa, guna realisasi pembangunan zona integritas kementerian agama telah mengembangkan sebuah aplikasi online berbasis website yang bisa dan wajib diakses dan dioperasikan oleh semua satker di bawah kementerian agama, aplikasi tersebut adalah PMPZI ( Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas ) menuju WBK dan WBBM.
Zona integritas (ZI) sendiri adalah sebutan atau predikat yang diberikan kepada Kementerian, lembaga dan pemda yang pimpinan dan jajarannya mempunyai niat (komitmen) untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani, sementara wilayah bebas korupsi atau biasa disingkat WBK adalah sebutan atau predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja pada ZI yang memenuhi syarat indikator mutlak dan memperoleh hasil penilaian indikator operasional di antara 80 dan 90, sementara Wilayah Birokrasi Bersih Melayani atau WBM adalah sebutan atau predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja pada ZI yang memenuhi syarat indikator mutlak dan memperoleh hasil penilaian indikator operasional 90 atau lebih
317 Mahasiswa Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam Ikuti PPL
STAIN Parepare- Pembekalan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) yang telah dilaksanakan pada hari Kamis 24 Agustus 2017 di Aula Serbaguna STAIN Parepare, hari ini mahasiswa yang telah mengikuti pembekalan PPL mulai melakukan praktek pada masing-masing lokasi kerja yang telah ditentukan(28/08).
Sebanyak 317 mahasiswa jurusan Syariah dan Ekonomi Islam yang terdiri dari tiga program studi (prodi) yakni 36 orang prodi Ahwal al- Syakhsiyyah, 167 orang prodi Hukum Ekonomi Syariah dan 114 orang prodi Perbankan Syariah. Mahasiswa yang mengikuti PPL tahun ini disebar di 60 instansi seperti kantor pengadilan agama, kantor kementrian agama, lembaga Bank, lembaga keuangan non Bank, lembaga asuransi, kantor pos, PLN dan sebagainya. Wilayah instansi mulai dari intansi yang berada di Kota Parepare, kota Makassar, kabupaten Gowa, Palopo, Barru, Sidrap, Pinrang, Wajo, Soppeng, Polman hingga Mamuju. Menurut Fikri selaku ketua panitia penempatan mahasiswa yang mengikuti PPL berdasarkan masing-masing kompetensi. “Semoga pelaksanaan PPL tahun 2017 dapat berjalan dengan baik”, harapnya sebelum menutup laporan pada pembekalan PPL.
Sebanyak 317 mahasiswa jurusan Syariah dan Ekonomi Islam yang terdiri dari tiga program studi (prodi) yakni 36 orang prodi Ahwal al- Syakhsiyyah, 167 orang prodi Hukum Ekonomi Syariah dan 114 orang prodi Perbankan Syariah. Mahasiswa yang mengikuti PPL tahun ini disebar di 60 instansi seperti kantor pengadilan agama, kantor kementrian agama, lembaga Bank, lembaga keuangan non Bank, lembaga asuransi, kantor pos, PLN dan sebagainya. Wilayah instansi mulai dari intansi yang berada di Kota Parepare, kota Makassar, kabupaten Gowa, Palopo, Barru, Sidrap, Pinrang, Wajo, Soppeng, Polman hingga Mamuju. Menurut Fikri selaku ketua panitia penempatan mahasiswa yang mengikuti PPL berdasarkan masing-masing kompetensi. “Semoga pelaksanaan PPL tahun 2017 dapat berjalan dengan baik”, harapnya sebelum menutup laporan pada pembekalan PPL.
Racana Albadi' STAIN Parepare Sukseskan KEMAS 2017
STAIN Parepare- Racana Albadi' STAIN Parepare sukses menggelar Kemah Masyarakat (KEMAS) 2017 yang dilaksanakan di dusun Silopo desa Mirring Kecamatan Binuang kabupaten Polman (28/08). Kegiatan yang dimulai pada tanggal 21 s/d 24 Agustus 2017 ini diikuti oleh tiga sekolah yaitu SMKN Paku, SMPN 7 Polewali Mandar dan MTS Ainun Sahab serta partisipasi mayarakat setempat. Tujuan dari kegiatan ini melatih anggota pramuka untuk berbaur langsung dengan masyarakat. Selain itu, kegiatan KEMAS ini juga bekerja sama dengan Kerukunan Pemuda Pelajar Silopo (KPPS) dan pemerintah setempat. Zul Muhtar selaku ketua panitia kegiatan mengatakan kegiatan KEMAS berlangsung sesuai dengan schedule yang telah ditetapkan. “Mudah-mudahan KEMAS selanjutnya lebih bagus lagi dan sukses selalu”, harapnya.
Kamis, 24 Agustus 2017
Monitoring Kemenag RI: Kasubbid Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
STAIN Parepare- Kementerian Agama RI, Kasubbid Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat mengunjungi kantor P3M STAIN Parepare, Kamis 24 Agusuts 2017. Kasubbid penelitian dan pengabdian masyarakat mengambil sample terkait penelitian dan pengabdian serta administrasi yang ada di STAIN Parepare khususnya di P3M. Selain itu mereka juga melakukan monitoring terkait tentang penelitian yang sedang berlangsung.
Penelitian yang diadakan oleh Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (P3M) STAIN Parepare memang sudah melalui beberapa tahap, mulai dari pengumuman, pendafataran sampai dengan penanda tanganan kontrak dengan peneliti.
Peneliti merupakan dosen dan mahasiswa yang ada di STAIN Parepare. Menurut Zainal Said selaku kepala P3M STAIN Parepare mengatakan “Insyaa Allah, awal September atau pertengahan kita sudah seminar hasil”.
Hal ini berdasarkan estimasi waktu yang diberikan oleh Ketua STAIN Parepare tentang berakhirnya program kerja pada bulan November. “Kita berusaha bagaimana semua program-program itu sesuai dengan target dan mengedepankan kualitas dari program itu sendiri. Insyaa Allah November ini kita sudah pelaporan hasil kegiatan”, jelasnya.
Foto: Idr
Penelitian yang diadakan oleh Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (P3M) STAIN Parepare memang sudah melalui beberapa tahap, mulai dari pengumuman, pendafataran sampai dengan penanda tanganan kontrak dengan peneliti.
Peneliti merupakan dosen dan mahasiswa yang ada di STAIN Parepare. Menurut Zainal Said selaku kepala P3M STAIN Parepare mengatakan “Insyaa Allah, awal September atau pertengahan kita sudah seminar hasil”.
Hal ini berdasarkan estimasi waktu yang diberikan oleh Ketua STAIN Parepare tentang berakhirnya program kerja pada bulan November. “Kita berusaha bagaimana semua program-program itu sesuai dengan target dan mengedepankan kualitas dari program itu sendiri. Insyaa Allah November ini kita sudah pelaporan hasil kegiatan”, jelasnya.
Foto: Idr
PENANDATANGANAN KERJASAMA STAIN PAREPARE DAN STAIN AL-FATAH JAYAPURA
Jayapura_18 Agustus 2018 Ketua STAIN Parepare bersama Wakil Ketua Bid. Administrasi dan Pengembangan Lembaga, beserta Ketua dan Sekertaris Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat melakukan Kunjungan Kerja sekaligus melakukan perjanjian kerjasama di STAIN Al- Fatah Jayapura. Ketua STAIN Al- Fatah Jayapura yakni Dr. H. Idrus AL-Hamid, S.Ag.,M.Si sangat antusias atas kunjungan kerja STAIN Parepare. Perjanjian kerjasama ini dilakukan dengan maksud memperkuat pelaksanaan program Tri Dharma Perguruan Tinggi serta saling membantu dalam melaksanakan berbagai program kerjasama dengan memanfaatkan sumber daya dan fasilitas yang ada dilingkungan STAIN Parepare begitupun STAIN Al- Fatah Jayapura. bukan hanya itu, Perjanjian Kerjasama ini juga dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan hubungan kelembagaan dalam melaksanakan kegiatan pendidikan, pengajaran, penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan STAIN Parepare dan STAIN Al- Fatah Jayapura.
Langganan:
Postingan (Atom)