Senin, 09 April 2018

Pasca Dapatkan Izin Penyiaran, Radio Akademia Uji Coba Siaran

STAIN Parepare--- Radio Akademia jurusan Dakwah dan Komunikasi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare memasuki uji coba siaran setelah mendapatkan izin penyelenggaraan penyiaran pada 28 Maret 2018.

Izin tersebut diterima langsung oleh Ketua STAIN Parepare Ahmad Sultra Rustan di Kantor KPID (Komisi Penyiaran Indonesia Daerah) provinsi Sulawesi Selatan. Muhammad Saleh Ketua jurusan Dakwah dan Komunikasi yang turut menyaksikan proses penerimaan izin penyelenggaraan penyiaran mengaku bersyukur.  “Alhamdulillah sekarang sudah dikeluarkan izin penyiaran.  Keaktifan sekarang masih uji coba,” ungkap Muhammad saleh saat ditemui di kantor jurusan Dakwah dan Komunikasi (09/04).

Radio akademia yang menggunakan frekuensi 107,7 FM nantinya akan digunakan  sebagai laboratorium mahasiswa. “Radio ini adalah laboratorium yang diperuntukkan untuk jurusan Dakwah dan Komunikasi artinya fasilitas radio ini dimanfaatkan oleh seluruh program studi yang ada di jurusan Dakwah dan Komunikasi,” terang  Muhammad Saleh yang juga selaku pendiri dalam menajemen radio.

Setelah memasuki uji coba siaran, pihak radio akademia akan melakukan perekrutan crew radio mulai dari penyiar, reporter dan bagian produksi.  Nurhakki selaku Ketua Badan Pelaksana Radio Akademia mengungkapkan kriteria penerimaan crew radio meliputi crew yang memiliki pemahaman penyiaran baik sistem regulasi penyiaran radio, teknis, produksi  maupun penyiar.



Hal tersebut dilakukan sebab siaran radio akademia menggunakan frekuensi publik. ”Apabila tidak digunakan sesuai peruntukkan maka akan mendapat sanksi sesuai regulasi yang ada. Siaran itu bukan ajang coba-coba, itu pesan dari Kominfo. Apabila digunakan untuk praktikum mahasiswa maka tidak diperkenankan untuk keluar jadi sifatnya tidak on air dan mahasiswa yang telah lolos itulah yang diberikan tugas on air,” jelas Nurhakki.

Selain itu, Muhammad Saleh juga berharap agar radio akademia tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik. “Radio ini bisa menjadi media dakwah dan media komunikasi. Selain pengembangan kompetensi mahasiswa itu sendiri, juga bisa menjadi penyejuk pendengarnya”, harapnya.

Sabtu, 07 April 2018

Perkuat Teori dan Praktik Melalui Praktik Peradilan Semu

STAIN Parepare --- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Syariah dan Ekonomi Islam STAIN Parepare menggelar Praktik Peradilan Semu (PPS) di lantai 1 gedung Lab STAIN Parepare (07/04).
Kegiatan yang terbuka untuk umum ini diikuti sebanyak 30 peserta dari berbagai macam jurusan bahkan terdapat peserta dari luar kampus yakni Poltekes Parepare.

Menurut Noor Risnawati Ketua HMJ Syariah dan Ekonomi Islam, kegiatan ini dilakukan guna memperkuat pengetahuan hukum mahasiswa antara teori dan praktik.

Sementara Hasanuddin Hasim selaku pemateri pada kegiatan ini mengungkapkan berbagai macam materi yang diberikan kepada peserta. “Pengenalan lembaga peradilan naungan Mahkamah Agung sebagaimana BAB IX pasal 24 UUD 1945, pejabat lembaga peradilan dan fungsinya dari hakim, panitera, sekertaris, panitera muda, panitera pengganti, jurusita dan penegak hukum di luar lembaga peradilan seperti jaksa, pengacara dan polisi,” jelas Hasanuddin Hasim tentang materi yang dibawakan.

[caption id="attachment_7525" align="alignnone" width="300"] Foto Pemateri: Hasanuddin Hasan, SH., M.H[/caption]

Hasanuddin Hasim yang juga merupakan salah satu dosen tetap di STAIN Parepare berharap agar kegiatan ini dapat bermanfaat bagi peserta baik itu dari segi teori maupun praktik peradilan. “Kegiatan ini tidak hanya sekedar praktik sementara, tetapi menjadi badan atau organ di bawah naungan syariah dan hukum STAIN Parepare, ”ungkapnya.

Selain itu, ia menambahkan kegiatan praktik peradilan semu yang dilakukan secara efektif dan berkesinambungan akan menjadi bekal dalam mengikuti perlombaan yang rutin diselenggarakan oleh Mahkama Agung. “Semoga delegasi yang dikirim nanti pada saat berlomba dapat mengharumkan nama kampus STAIN Parepare”, harap Hasanuddin Hasim kepada delegasi STAIN Parepare.

Perkuat Sinergitas, HMJ DAKOM Adakan Tudang Sipulung dan Pelatihan Administrasi

STAIN Parepare--- Himpunan Mahasiswa Jurusan Dakwah dan Komunikasi (HMJ DAKOM) adakan tudang sipulung dan pelatihan administrasi bersama Ketua Jurusan Dakwah dan Komunikasi  STAIN Parepare(7/4).  Sebanyak 30 peserta hadir,  dimana peserta merupakan pengurus himpunan mahasiswa jurusan dan pegurus Himpunan Mahasiswa (HIMA) dari  berbagai Prodi (program studi) yang ada di jurusan Dakwah dan Komunikasi.



Kegiatan yang berlangsung  selama dua hari mulai 07 s/d 08 April 2018 yang dilaksanakan di lantai 3 gedung Lab STAIN Parepare. Adapun tema yang diangkat oleh panitia yaitu Sinergisitas Keluarga Besar Jurusan Dakwah dan Komunikasi dalam mewujudkan tertib Administrasi untuk organisasi ideal.



Kegiatan ini dilakukan agar adanya regenerasi pengurus HMJ Dakwah dan Komunikasi."Ini untuk pemerataan wawasan agar ada regenerasi nantinya, karena mereka semua yang akan melanjutkan HMJ kedepannya,” jelas  Yurham,  Ketua HMJ DAKOM.

Sementara Ketua Jurusan Dakwah dan Komunikasi, Muhammad Saleh yang turut hadir membuka kegiatan tersebut berpesan agar peserta meningkatkan kualitas dan prestasi.  "Tingkatkan Kualitas diri, tingkatkan prestasi, InsyaAllah Anda akan di cari orang,” ungkap Muhammad Saleh saat memberi sambutan.

Reporter: Zulrahman

STAIN Parepare Peringkat II Jumlah Pendaftar Jalur SPAN-PTKIN 2018

STAIN Parepare --- Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare menerima penghargaan sebagai perguruan tinggi kategori Sekolah Tinggi dengan jumlah pendaftar terbanyak kedua (II) pada penerimaan mahasiswa baru jalur prestasi.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Muhammad Djunaidi Wakil Ketua I bidang Akademik dan Kelembagaan saat menghadiri FGD (Focus Group Discussion) pembahasan seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) dan Bimtek Pendaftaran UM PTKIN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) di hotel Mercure Ancol, Jakarta (07/04).

Muhammad Djunaidi yang masih mengikuti kegiatan FGD tersebut mengungkapkan kesyukuran dan mengajak untuk tetap membangun lembaga dengan kebersamaan. “Kita semua civitas akademika patut bersyukur atas capaian ini, berkat kerja keras kita semua tanpa terkecuali. Mari kita semua bangun lembaga dengan kebersamaan karena tantangan ke depan semakin berat dengan adanya perubahan bentuk menjadi IAIN Parepare," ajak Muhammad Djunaidi saat diwawancarai via whatsapp.

Jumat, 06 April 2018

Tarbiyah’s Got Talent

STAIN Parepare--- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tarbiyah dan Adab STAIN Parepare menggelar Tarbiyah’s got Talent yang akan berlangsung selama 06 s/d 11 Maret 2018. Kegiatan yang dibuka oleh Abu Bakar Djudda selaku wakil ketua III bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, dihadiri oleh segenap mahasiswa jurusan Tarbiyah dan Adab serta para tamu undangan.



Ketua panitia Syukron Fajriansyah mengatakan peserta Tarbiyah’s got talent ini hanya dikhususkan untuk mahasiswa tarbiyah. Peserta pun bebas memilih berbagai lomba yang telah disiapkan oleh panitia seperti lomba dalam bidang olaraga maupun kesenian.

Sementara Fauziah Musra selaku ketua HMJ Tarbiyah dan Adab berharap agar mahasiswa jurusan Tarbiyah dan Adab dapat keluar dari zona nyaman serta meningkatkan kualitas pribadi. “Nah, ini kami dari HMJ Tarbiyah membuat wadah untuk teman-teman meningkatkan kualitas,” ungkap Fauzi saat member sambutan.

[caption id="attachment_7503" align="alignnone" width="300"] Foto Ketua HMJ Tarbiyah dan Adab, Fauziah Musra saat diwawancarai[/caption]

Hal  tersebut sesuai dengan tema yang diangkat oleh panitia yaitu lampaui batasmu, tingkatkan kualitas dan eratkan solidaritas.

 

Racana Albadi’ STAIN Parepare: Rangkaikan Hari Jadi Racana dengan Kemah Pandega

STAIN Parepare--- Racana Albadi’ STAIN Parepare menggelar kemah pandega di aula STAIN Parepare (06/03). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh racana yang ada di PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) se- Sesulawesi Selatan.

Kemah pandega ini dirangkaikan dengan hari jadi racana yang sudah memasuki tahun ketujuh. Hal ini sesuai dengan pemilihan tema oleh panitia yaitu tingkatkan keutuhan dalam bingkai keceriaan sambut  tujuh tahun racana.

Suharsono Ketua Dewan Racana Albadi’ STAIN Parepare mengatakan kemah ini dilaksanakan agar silaturahmi dapat terjalin antara satu sama lain. “Bagaimana kita sesama anggota pramuka bisa menjalin silaturahmi baik itu PTKIN dari Palopo, dari Bone atau Makassar,” ungkap Suharsono.



Dengan adanya kemah pandega ini, sesama anggota pramuka yang brasal dari berbagai PTKIN dapat saling mengenal dan berdiskusi tentang persiapan perkemahan wirakarya nasional yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan Mei di Riau. “Semoga dalam pertemuan kegiatan ini bisa bertukar pikiran tentang apa yang akan dibuat disana selama homestay," ungkap Wakil Ketua III bidang  Kemahasiswaan dan Kerjasama, Abu Bakar Djudda saat memberi sambutan.

Selasa, 03 April 2018

Kembangkan Keilmuan Dosen, Prodi BKI Gelar FGD

STAIN Parepare--- Program Studi (Prodi) Bimbingan Konseling Islam (BKI) jurusan Dakwah dan Komunikasi menggelar Focus Grup Discussion (FGD) yang digelar di ruang seminar kantor jurusan Dakwah dan Komunikasi STAIN Parepare (03/04).

[caption id="attachment_7487" align="alignnone" width="300"] Foto Pemateri, Nur Afiah, M.A[/caption]

FGD ini diikuti oleh segenap dosen dari berbagai program studi yang ada di jurusan Dakwah dan Komunikasi. Dengan mengangkat tema karir dan keluarga setiap peserta yang hadir diberi kesempatan untuk mengemukakan pendapat atau pandangan terhadap tema yang dibahas.

Muhammad Qadaruddin selaku ketua penanggung jawab Prodi BKI mengatakan kegiatan ini dilakukan guna menambah wawasan  dan pengembangan keilmuan khususnya program studi bimbingan konseling Islam. “Dilaksanakan untuk peningkatan keilmuan dosen, outputnya adalah peningkatan keilmuan mahasiswa. Jadi, dosen-dosen yang ikut nanti bisa sharing dengan mahasiswa,” jelas Muhammad Qadaruddin usai kegiatan.

Kegiatan FGD ini dijadwalkan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan mengangkat tema-tema dari berbagai Prodi di jurusan Dakwah dan Komunikasi. “Kegiatan-kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin, keakraban juga bisa muncul dan setiap bulan kita sharing bersama,” ungkap Muhammad Saleh, Ketua Jurusan Dakwah dan Komunikasi yang turut menghadiri FGD tersebut.

[caption id="attachment_7488" align="alignnone" width="300"] Dr. Muhammad Saleh, M. Ag, Ketua jurusan Dakwah dan Komunikasi STAIN Parepare[/caption]

Hasil dari Focus Grup Discussion ini nantinya akan dibawa oleh dosen ke ruang kelas terkait isu-isu tentang keilmuan yang akan dibagikan (share) kepada para mahasiswa.